Lestarikan Adat Budaya, Sejumlah Desa Gelar Nariuk Adat II

LENSAKALTENG com - TAMIANG LAYANG - Melestarikan warisan budaya masyarakat Kabupaten Barito Timur, Sejumlah Desa menggelar Festival Nariuk Adat II

Ini Tujuan Pemkab Bartim Bakal Bangun Rumah Singgah
Bupati Bartim Jadi Irup HUT RI ke 77
BPP se-Bartim Rapat Bahas Program Kerja

Foto : Kegiatan Festival Nariuk Adat II. 

LENSAKALTENG com – TAMIANG LAYANG – Melestarikan warisan budaya masyarakat Kabupaten Barito Timur, Sejumlah Desa menggelar Festival Nariuk Adat II Tahun 2022 yang dipusatkan di Desa Pulau Patai, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

“Pelaksanaan Festival Nariuk Adat II tahun 2022 ini, bertujuan melestarikan budaya nenek moyang kita yang sudah ada sejak dulu kala,” ujar Ketua Festival Nariuk Adat II tahun 2022, Hawinggo, Senin (8/8/2022).

Dirinya menjelaskan, pada jaman dulu nenek moyang kita tidak pernah melaksanakan lomba nariuk seperti sekarang ini. Mereka (nenek moyang red), kata dia, penuh semangat dan bersama-sama mencari ikan di sungai dengan menggunakan alat tradisional.

“Lomba Nariuk kita laksanakan sekarang untuk mengikuti perkembangan jaman. Karena banyak anak muda sekarang ini, sudah mulai lupa dan meninggalkan warisan nenek moyang kita,” ujarnya.

Demi melestarikan warisan nenek moyang, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Barito Timur. Pasalnya, Festival Nariuk ini tidak hanya diikuti warga Desa Pulau Patai saja, tapi luar Desa Pulau Patai juga ikut meriahkan.

“Kami berharap persatu dan kesatuan masyarakat Paju Sepuluh dengan masyarakat di luar Paju Sepuluh kembali terjalin dengan erat,” harapnya.

Masih tempat yang sama, Kepala Desa Pulau Patai, Taraunianto, menyampaikan kepada peserta lomba agar berhati-hati dalam mengikuti kegiatan. Dirinya meminta, para peserta mengutamakan keselematan dalam mengikuti lomba.

Pada kesempatan yang baik ini, ujar Kades Pulau Patai menghimbau khususnya warga dari luar Desa Pulau Patai yang mau mencari ikan (menggunakan tiduk) ke desanya agar hati-hati dalam membawa tiruk. Jangan sampai tiruk disebelah yang dibawa mengenai warga desanya,” kata dia.

“Kalau naik sepeda motor sambil membawa tiruk itu jangan membawa tiruk sebelah kanan. Takutnya saat ditikungan berpapasan dengan pengendara lain, bisa mengenai orang lain, kalau membawa tiruk di sebelah kiri saja dan jangan memacu motornya dengan kecepatan tinggi,” harap Kades Pulau Patai.

Dirinya juga tidak lupa, mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang tidak bisa disebutkan satu persatu atas bantuan dan dukungannya dalam acara Festival Nariuk Adat II tahun 2022 ini terlaksana denga baik.

“Mari kita bersam-sama melestarikan dan menyukseskan kegiatan ini agar nantinya bisa terlaksana setiap tahunnya,” pinta Kades.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Timur, Forty Rickyannau, menjelaskan Festival Nariuk Adat II tahun 2022 ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi lokal di wilayah Kabupaten Barito Timur. Dirinya juga berharap, kegiatan serupa ini akan terus bisa dilaksanakan dan mendapatkan dukungan dari masyarakat Kabupaten Barito Timur.

“Mari kita sukseskan dan semarakan kegiatan ini agar bisa dilaksanakan setiap tahunnya,” pungkasnya. (Yuza)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: