Kalteng Gelar Gerakan Aksi Sapta Pesona

LENSAKALTENG.com - PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Kalteng, H. Nuryakin mewak

Perputaran Uang Palangka Fair 2019 Ditarget Capai Rp 5 Miliar
Meski Secara Daring, Guru Diminta Tetap Semangat Mengajar
Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif

FOTO : Penyerahan secara simbolis alat kebersihan.

LENSAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Kalteng, H. Nuryakin mewakili Gubernur Kalteng membuka kegiatan Gerakan Aksi Sapta Pesona tahun 2022, di Dermaga Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya, Jumat (14/10/2022).

Sekda mengatakan bahwa Gerakan Aksi Sapta Pesona merupakan salah satu program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yaitu Program Bersih, Indah, Sehat, dan Aman (BISA), yang merupakan gerakan perlindungan sosial bagi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Diharapkan kegiatan ini mampu menciptakan masyarakat destinasi pariwisata aktif dan terlibat langsung dalam mewujudkan destinasi pariwisata yang mencerminkan nilai-nilai Sapta Pesona,” ucapnya.

Lebih lanjut Sekda menjelaskan, sebagai upaya adaptasi kebiasaan baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, program ini bertujuan untuk mendorong para pelaku usaha pariwisata dan industri kreatif untuk meningkatkan kesiapan, mengantisipasi perubahan, dan melakukan adaptasi agar dapat menarik kembali kepercayaan dari wisatawan melalui empat aspek esensial di sektor Parekraf, yaitu kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan.

“Sadar Wisata didefinisikan sebagai sebuah konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi pengembangan kepariwisataan di suatu wilayah atau tempat,” jelasnya.

Sekda juga menyebut, suatu pembangunan dalam bidang apapun pasti tidak terlepas dari unsur kualitas, kuantitas dan kesiapan Sumber Daya Manusia yang ada.

“Demikian halnya dalam pembangunan bidang pariwisata yang akan dihadapkan pada dua sisi pendekatan program, yaitu program pembangunan pariwisata yang ditujukan langsung kepada Sumber Daya Manusia yang menjadi stakeholder dan program pembangunan pariwisata yang ditujukan langsung kepada Sumber Daya Manusia secara luas atau masyarakat umum khususnya masyarakat di sekitar destinasi pariwisata,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Kalteng, Adiah Candra Sari menyampaikan dalam laporannya bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun sistem pengembangan sadar wisata dan sapta pesona di destinasi pariwisata secara terpadu.

“Peserta kegiatan Gerakan Aksi Sapta Pesona (sadar wisata) ini berjumlah 250 orang yang terdiri dari Perangkat Daerah terkait lingkup Pemerintah provinsi dan kota, Pokdarwis, dan masyarakat sekitar serta mitra pariwisata yang ada di Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (d0n/mmc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: