Seorang IRT Meregang Nyawa Akibat Kesetrum Listrik

Seorang IRT Meregang Nyawa Akibat Kesetrum Listrik

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM - Ada baiknya bila hendak memperbaiki peralatan yang mempunyai arus listrik dilakukan oleh yang sudah ahli, jangan cob

Kebijakan Pemkab Katingan, Berlakukan Tunjangan Tambahan Penghasilan ASN Sedot Anggaran Rp 84 Miliar
Lima Kelurahan Terdampak Banjir Dapat Bantuan 
Pemkab Katingan Terapkan Tunjangan Kinerja

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Ada baiknya bila hendak memperbaiki peralatan yang mempunyai arus listrik dilakukan oleh yang sudah ahli, jangan coba-coba melakukannya sendiri bila anda tidak paham, bila tidak nyawalah taruhannya.

Hal ini pula yang terjadi pada seorang ibu rumah tangga (IRT) yang bernama, Maria Kristina Endang Taurina (33) warga jalan Seth Adji, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. Wanita ini meregang nyawa, saat mencoba memperbaiki stop kontak di toko sekaligus menjadi tempat tinggalnya, Jumat (13/4/2018) sekitar pukul 18.23 WIB.

Kanit SPKT II Polres Palangka Raya Aiptu. Agus Setiawan mengatakan, kejadian tersebut pertama kalinya di ketahui oleh Luhut Parlutan (34) yang tidak lain adalah suami korban, Luhut mendapati istrinya itu di dalam toko yang terbuat dari bahan kayu tersebut sudah terbujur kaku di lantai.

Melihat kondisi isterinya dalam keadaaan  sekarat, dengan dibantu warga sekitar  korban dilarikan ke RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, namun sesampainya di RSUD tenaga medis menyatakan  korban sudah meninggal dunia, selanjutnya guna kepentingan penyidikan dilakukan visum pada korban.

“Dari hasil penyidikan sementara Korban murni meninggal akibat kesetrum aliran listrik, terlihat adanya luka bakar pada telapak tangan kirinya akibat terkena sengatan arus listrik”, ujar Aiptu Agus.

Lebih lanjut Aiptu Agus mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), di rumah sekaligus toko tempat usaha korban dan suaminya, didapati bukti berupa stop kontak dalam kondisi terbuka, tidak ada pengaman serta kabel listrik sepanjang kira-kira 10 meter yang diduga kuat sebagai penyebab korban kehilangan nyawanya. (DNY)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 1
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: