Demi Keselamatan Warga, Khemal Nasery Desak Penambahan Rambu dan Penerangan di Sungai Kahayan

Demi Keselamatan Warga, Khemal Nasery Desak Penambahan Rambu dan Penerangan di Sungai Kahayan

FOTO: Anggota Komsi III DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery. PALANGKA RAYA - Keselamatan pengguna transportasi sungai kembali menjadi perhatian

Dewan Segera Bahas Dua Raperda Inisiatif Pemko
Pemerintahan Kota Tuntaskan Kawasan Kumuh
Tekan Angka Pengangguran, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Dorong Sinergitas Antar Lembaga

FOTO: Anggota Komsi III DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery.

PALANGKA RAYA – Keselamatan pengguna transportasi sungai kembali menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, Senin (26/05/2025). Hal ini menyikapi sejumlah laporan dari Masyarakat.

Sehingga Khemal Nasery meminta Pemerintah Kota Palangka Raya dan instansi terkait segera menambah rambu-rambu keselamatan serta lampu penerangan di sepanjang alur Sungai Kahayan. Karena keberadaan rambu dan lampu penerangan sangat penting guna meminimalisir risiko kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat kondisi cuaca buruk.

“Banyak perahu nelayan, penumpang, dan pengangkut barang yang masih lalu lalang malam hari. Sayangnya, minimnya penerangan dan rambu keselamatan membuat mereka rawan kecelakaan. Ini harus segera ditindaklanjuti,” tegas Khemal Nasery, Senin (26/05/2025).

Menurutnya, Sungai Kahayan bukan hanya jalur transportasi tradisional, tetapi juga menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Oleh karena itu, sudah selayaknya infrastruktur pendukung keselamatan pelayaran menjadi perhatian pemerintah.

Lebih lanjut, Khemal mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya untuk melakukan pemetaan titik-titik rawan yang membutuhkan tambahan lampu penerangan dan rambu sungai. Ia juga menekankan pentingnya pemeliharaan rutin terhadap fasilitas keselamatan yang sudah ada.

“Bukan hanya memasang, tapi juga merawat. Banyak rambu yang rusak atau tak terlihat karena tertutup tumbuhan dan tidak ada yang mengecek secara rutin,” tambahnya.

Di sisi lain, dia juga menyarankan adanya sosialisasi keselamatan transportasi air kepada masyarakat, khususnya operator perahu dan pemilik kapal kecil. Edukasi mengenai pentingnya alat keselamatan, seperti pelampung, serta prosedur darurat juga dinilai masih minim.

“Kita tidak boleh menunggu sampai ada korban baru bergerak. Pencegahan jauh lebih penting. Sungai Kahayan harus menjadi jalur yang aman bagi semua,”bebernya.

DPRD berharap usulan ini segera mendapat respons konkret dari pemerintah kota agar keselamatan masyarakat di kawasan sungai dapat lebih terjamin. Selain meningkatkan keselamatan, langkah ini juga diharapkan mendorong pariwisata sungai yang lebih tertata dan nyaman di masa depan. (Wid)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: