FOTO: Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari PALANGKA RAYA - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari menyor
FOTO: Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari
PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari menyoroti pentingnya penanganan stunting dan tidak hanya fokus pada perbaikan gizi anak. Tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Tantawi Jauhari menilai pencegahan stunting harus dimulai dari ketahanan ekonomi dan kesehatan rumah tangga. Hal itu berarti tidak cukup dengan pemberianmakanan tambahan kepada anak.
“Stunting tidak cukup diatasi hanya dengan pemberian makanan tambahan. Lingkungan keluarga yang sejahtera, akses kesehatan yang baik, dan edukasi pola asuh juga sangat menentukan,”ujar Tantawi, Jumat (23/05/2025).
Ia juga mendorong agar pemerintah kota memperkuat program intervensi gizi, bantuan sosial, serta pemberdayaan ekonomi keluarga, terutama bagi rumah tangga prasejahtera yang rentan. Karena kunci sukses pencegahan stunting itu gizi terpenuhi, ekonomi keluarga kuat, dan orang tua paham pola asuh sehat.
“Kami akan mendorong penguatan anggaran untuk program pengentasan stunting berbasis keluarga secara berkelanjutan,” imbuhnya. (gel)

COMMENTS