Bantuan Pangan dan BLT KHBS Disalurkan untuk Warga Pahandut

Bantuan Pangan dan BLT KHBS Disalurkan untuk Warga Pahandut

LENSAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan (Banpang) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) mel

Palangka Raya Inflasi 0,37 Persen dan Sampit 0,31 Persen
Oknum Wartawan Inisial MH, Bukan Anggota PWI Kalteng
Hera Nugrahayu Jabat Sekda Kota Palangka Raya Devinitif

FOTO : Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran

LENSAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan (Banpang) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada masyarakat Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Pelabuhan Rambang, Senin (28/9/2026), dan menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mengurangi beban ekonomi warga.

Sebanyak 500 paket bantuan pangan disalurkan kepada masyarakat. Setiap paket terdiri dari beras sebanyak 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta minyak goreng 1 liter.

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan BLT melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera sebesar Rp250 ribu kepada 400 penerima manfaat yang sebelumnya telah melalui proses verifikasi dan validasi.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak karhutla. Menurutnya, dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.

“Pemerintah hadir untuk memastikan dampak kebakaran hutan dan lahan yang dirasakan masyarakat, terutama terhadap kesehatan dan keselamatan. Kondisi tersebut tentu berdampak pada perekonomian masyarakat. Karena itu, pemerintah memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dan bantuan disalurkan tepat sasaran,” ujar Agustiar.

Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan serta bantuan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, kesehatan hingga pendidikan, harus menjadi perhatian pemerintah agar warga yang terdampak karhutla tetap memperoleh hak pelayanan secara layak.

“Pemerintah harus memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan, memperoleh layanan kesehatan, dan mengakses pendidikan. Pemenuhan kebutuhan dasar tersebut menjadi perhatian pemerintah, sehingga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menjelaskan, program Kartu Huma Betang Sejahtera merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah berjalan pada 2026.

Program tersebut tidak hanya mencakup bantuan langsung tunai dan pangan, tetapi juga dukungan di bidang pendidikan, kesehatan, pelatihan serta akses terhadap kesempatan kerja.

“Program Kartu Huma Betang Sejahtera sudah berjalan pada 2026 sebagai salah satu program prioritas Gubernur Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini mencakup berbagai bentuk dukungan, mulai dari bantuan langsung tunai, pangan, pendidikan, kesehatan, pelatihan, hingga kesempatan memperoleh lapangan kerja,” kata Linae.

Ia menambahkan, melalui program tersebut pemerintah berupaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan keterampilan dan membuka akses yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan penerima manfaat.

Penyaluran bantuan pangan dan BLT KHBS tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak karhutla, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memberikan perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai. (don/mmc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!