PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM - Dalam upaya terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka
PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Dalam upaya terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya memberikan kemudahan kepada seluruh pelanggannya yakni dengan pembayaran rekening tagihan PDAM melalui Bank Mandiri.
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palangka Raya, Budi. H mengatakan PDAM dalam waktu dekat ini, sudah bisa memberikan fasilitas pembayaran rekening bagi masyarakat melalui perbankan yakni Bank Mandiri.
“Rencananya pekan depan, Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia akan meresmikan pemanfaatan fasilitas perbankan tersebut,” ungkapnya kepada awak media, Selasa (24/4/2018) .
Menurut Budi, proses pembayaran melalui perbankan ini diberikan PDAM untuk mempermudah bagi masyarakat membayar tagihan PDAM. Ini juga dalam rangka untuk meningkatkan efektifitas penagihan rekening PDAM, dimana saat ini jumlah tagihannya berkisar di angka 75 – 80 persen.
Harapannya, dengan penyediaan fasilitas perbankan ini lebih mempermudah masyarakat untuk membayar tagihan rekeningnya tepat waktu, tanpa harus datang ke kantor PDAM lagi.
Disamping itu, tanggal 1 Mei mendatang pihaknya akan menerjunkan para petugas PDAM bidang Distribusi untuk jemput bola mengimbau ke masyarakat pelanggan agar segera melunasi tunggakan rekening PDAM. “Karena kontribusi dari masyarakat pelanggan yakni membayar tepat waktu akan sangat membantu operasional PDAM dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” harapnya.
Ia juga menambahkan, nantinya PDAM juga akan meluncurkan sebuah aplikasi melalui hand phone android untuk laporan gangguan, mengecek tagihan sekaligus baca meteran secara mandiri.
Baca meteran mandiri ini, fungsinya untuk mengecek ulang atau mencocokan tagihan yang tertera direkening dengan meteran yang dimilik pelanggan. Misalkan ada pelanggan yang komplain, kenapa hasil bacaan meteranya, tidak sama dengan jumlah tagihan.
“Di PDAM pun sudah ada sistem digital yang mampu mendeteksi titik koordinat rumahnya, gambar pergerakan meterannya. Jadi bila ada komplain masalah tagihan, pelanggan tidak bisa mengada-ada, tapi bisa di croscek kembali antara tagihan dengan sistem kontrol digital yang dimiliki PDAM,” bebernya. (Wan)

COMMENTS