‘Perintah’ Pengosongan Asrama Mahasiswa Putra Kalteng di Jogyakarta, Disesalkan

‘Perintah’ Pengosongan Asrama Mahasiswa Putra Kalteng di Jogyakarta, Disesalkan

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Surat berkop Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng yang ditujukan kepada penghuni asrama mahasiswa putra Kalteng di Jl

Gubernur Kukuhkan Tim Percepatan Pembangunan Kalteng Berkah
Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan: Janji Agustiar Sabran dan Edy Pratowo
Perencanaan 2025: Bapperida dan DPRD Kalteng Kompak

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Surat berkop Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng yang ditujukan kepada penghuni asrama mahasiswa putra Kalteng di Jl. Pakuningratan Jogjakarta, sangat disesalkan oleh kalangan mahasiswa dan pelajar asal Kalteng yang mengikuti pendidikan dan tinggal di asrama tersebut.

Pasalnya, imbauan untuk pengosongan asrama ini dinilai sangat mendadak dan membuat para penghuninya kalang kabut.

Ketua Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kalteng Jogja, Asrari Puadi dalam surat terbukanya meminta semua pihak bisa menahan diri terkait persoalan tersebut.

“Menyikapi hal tersebut kami telah mengirimkan surat pengajuan RDP ke DPRD Kalteng beserta lampiran analisis dan kajian terhadap berbagai kebijakan terkait. Untuk itu kami mohon semua pihak khususnya mahasiswa dapat menahan diri,” pintanya.

Lewat tim khusus ini, lanjut Asrari, pihaknya akan menempuh cara-cara bijak dan musyawarah untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul dari surat Sekda Provinsi Kalteng yang mereka terima 9 Agustus 2018 lalu.

“Jangan sampai ada tindakan liar yang reaktif apalagi anarkis, karena itu hanya akan mencoreng nama mahasiswa Kalteng,” ingatnya.

Sementara, putri pahlawan Tjilik Riwut, Nila Riwut yang bertindak selaku relawan bagi mahasiswa dan pelajar yang sedang melanjutkan study di Jogjakarta mengaku prihatin dengan persoalan tersebut.

“Generasi penerus itu perlu diayomi, jangan lukai bathin mereka karena kelak mereka lah yang melanjutkan estafet pembangunan ini,” katanya.

Ia menyesalkan waktu yang diberikan untuk mengosongkan asrama putra mahasiswa Kalteng yang diberikan ini terlalu singkat, hanya enam hari.

Tidak mudah bagi mereka untuk mencari tempat bernaung sementara dengan waktu yang sebegitu singkat. Terlebih lagi ini memasuki tahun ajaran baru.

“Untuk itu, kami berharap aparat terkait bisa bersikap bijak menyelesaikan masalah ini,” kata putri mantan gubernur Kalteng ini. (wan)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: