HeadlineKalimantan Tengah

BAWASLU : Media Bisa Sampaikan Informasi Dugaan Pelanggaran Pemilu

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Menyadari bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 dilakukan secara serentak untuk memilih Presiden/Wakil Presiden, Anggota DPR RI, Angota DPD RI, Anggota DPRD Provinsi, dan Anggota DPRD Kabupaten/Kota. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawasi berbagai proses dan pelaksanaan Pemilu tersebut, termasuk mengajak Media Massa Cetak dan Elektronik untuk berperan lebih aktif.

“Kami menyadari pelaksanaan Pemilu 2019 kali ini, disamping untuk pertama kalinya Pemilu serentak, juga proses yang cukup panjang, dan Bawaslu sendiri sadar bahwa untuk
melaksanakan fungsi-fungsi pengawasan peran dari media massa sangat besar artinya dalam turut serta melakukan pengawasan tersebut,” kata Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi, kepada wartawan pada acara Media Gathering yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kalteng, Kamis (15/11).

Fungsi-fungsi pengawasan yang dimaksudkan, lanjut Satriadi, diantaranya bahwa media
massa sebagai sarana penyampaian informasi yang cukup cepat untuk mennginformasikan kepada semua pihak terkait dengan adanya pelanggaran-pelanggaran Pemilu.

Dengan adanya peran serta media massa tersebut. Disisi lain, media massa bisa juga sebagai kontrol sosial masyarakat yang bisa memberikan informasi ke publik terkait aktifitas Pemilu, diantaranya pelaksanaan Kampanye yang
dilakukan oleh peserta Pemilu.

Tujuan lain yang diharapkan dari media massa, diantaranya adalah membantu mengawasi pelaksanaan Pemilu untuk memastikan Pemilu berlangsung sesuai dengan ketentuan
Peraturan Perundang-undangan, ikut mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu sesuai dengan perannya masing-masing. “Namun yang lebih penting, media massa bisa diharapkan untuk menyampaikan informasi dugaan pelanggaran Pemilu,” kata Satriadi.

Hal lain yang diharapkan dari Media massa lanjut Satriadi, bahwa media bisa menginformasikan terkait hasil liputan Pemilu, informasi tentang adanya dugaan pelanggaran
Pemilu, informasi terkait netralitas ASN, serta informasi tentang program Pemerintah Daerah yang terindikasi menguntungkan calon tertentu.

Ajakan untuk bersama-sama melakukan pengawasan Pemilu ini juga sesuai dengan seruan yang disampaikan oleh Dewan Pers beberapa waktu lalu, diantaranya agar Pers harus menjalankan fungsinya sebagai lembaga kontrol sosial secara profesional, pers harus bersikap adil dengan memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta Pemilu dengan transparan, pers wajib memberitakan pesan pendidikan tentang Pemilu dan rekam jejak para
calon peserta Pemilu.

“Dengan keterlibatan rekan-rekan pers dalam melakukan pengawasan Pemilu 2019 ini, kita berharap pelaksanaan Pemilu di Kalteng bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan koridor aturan yang berlaku,” kata Satriadi. (Wan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: