HeadlineKalimantan Tengah

Dua Tower Emergency Telah Berhasil Berdiri

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Kerja keras PLN untuk memulihkan sistem kelistrikan di Kalimantan Tengah, pasca robohnya tower transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) yang berada di Jalan Mahir Mahar arah Kelampangan Kota Palangka Raya pada Jumat (02/11) yang membuat padam total di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya, dini hari mulai menunjukkan hasil. Dua tower darurat telah berhasil berdiri pada Sabtu (03/11) pukul 18.00 Wib.

Kondisi cuaca yang bersahabat memudahkan pekerjaan petugas PLN untuk mendirikan dua tower darurat tersebut. Sedangkan satu tower darurat masih dalam tahap perakitan.

“Alhamdulillah tower darurat No. 1 dan No. 2 telah berdiri. Untuk saat ini petugas masih berupaya untuk menyelesaikan pembangunan tower darurat No. 3,” jelas PLH Manager Komunikasi PLN Kalselteng, Bayu Aswenda, Sabtu (03/11/2018).

Menurut Bayu, tower darurat ketiga memang butuh perjuangan yang ekstra karena berdiri di lahan gambut. Selain diperlukan perhitungan yang tepat, petugas PLN juga perlu memastikan pondasi tower terpasang dengan kuat, sehingga waktu yang diperlukan lebih lama.

“Sejauh ini pekerjaan masih sesuai schedule, petugas kami akan tetap terus bekerja malam ini untuk menyelesaikan pembangunan tower darurat ketiga,” ujarnya.

Untuk mempercepat proses pembangunan tower darurat, PLN tidak hanya mengerahkan personil dari Kalsel dan Kalteng. Dari total 55 petugas, 12 diantaranya didatangkan dari Kalimantan Timur. Semua petugas tersebut memang memiliki kompetensi khusus dalam pembangunan tower darurat.

Setelah ketiga tower darurat bediri, tahapan selanjutnya adalah penarikan kabel konduktor. Setelah itu kami akan melaksanakan pengecekan final sebelum dioperasikan untuk menyuplai listrik ke Kalteng.

“Alhamdulillah semua pekerjaan masih berjalan sesuai schedule. Kami mohon doanya, agar cuaca tetap mendukung sehingga semua tahapan pekerjaan dapat kami selesaikan tepat waktu,” pungkasnya. (Wan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: