Palangka Raya

Peningkatan UMKM Sejalan dengan Visi Misi Palangka Raya

PALANGKA RAYA,LENSAKALTENG.COM
-Pemerintah Kota Palangka Raya mendukung upaya peningkatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Kalimantan Tengah tidak terkecuali Palangka Raya. Apalagi program UMKM sejalan dengan visi misi pemerintah kota Palangka Raya dari sisi ekonomi.

“Kami sangat mendukung, karena ini masuk dalam salah satu visi misi yakni smart ekonomi,” kata Wakil Wali Kota Palangka Raya, Hj Umi Mastikah seusai kegiatan temu akbar 1000 UMKM seluruh Kalteng di Kalawa Convention Hall, Sabtu (17/11/2010).

Kata Umi, dengan adanya perhatian pemerintah termasuk dari Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, ekonomi di tengah masyarakat bisa lebih terintegrasi dan sistematis, dan bagi pemerintah kota Palangka Raya,upaya peningkatan UMKM dapat lebih tepat pada target.

“Dalam temu akbar 1000 UMKM, masih banyak pelaku UMKM yang kekurangan modal untuk menunjang usahanya. Kami memahami itu, makanya perlu kerja sama dengan pihak lain agar bisa mensupport. Salah satunya perbankan agar mau meminjami modal kepada UMKM,”tuturnya.

Adapun dalam pembukaan kegiatan temu akbar 1.000 UMKM itu, Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran mengatakan sangat mendukung UMKM di Kalteng. Apalagi Kalteng memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah.

“Kita harus yakin bahwa kita bisa. Orang bisa kaya, kenapa bapak ibu tidak?. Orang bisa sukses, kenapa bapak ibu tidak? Apalagi ini didukung pemerintah. Yakin, kita bisa,”jelas gubernur memotivasi pelaku UMKM.

Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah, Wuryanto, mengungkapkan, dalam pertemuan tahunan ini ada 100 UMKM yang mendapatkan bantuan permodalan dari berbagai perbankan.Totalnya mencapai 15,2 miliar untuk 100 UMKM tersebut.

“Secara simbolis bantuan permodalan ini akan diserahkan oleh masing-masing kepala perbankan,”ujarnya,

Wuryanto mengharapkan dengan adanya bantuan modal ini bisa meningkatkan daya saing UMKM agar lebih maju lagi dan nantinya bisa mandiri secara finansial. Terlebih selama ini sebagian UMKM di Kalteng sulit berkembang, karena rendahnya kualitas produk, keterbatasan akses pemasaran, dan kurangnya akses permodalan.

“Maka dari itu melalui pertemuan akbar 1.000 UMKM inilah para perbankan diharapkan bisa memberikan solusi yang mereka alami yakni dengan memberikan pinjaman lunak,”paparnya.

Rangkaian kegiatan temu akbar 1.000 UMKM itu sendiri, ditandai dengan pemberian bantuan permodalan, dalam pertemuan ini juga diserahkan sertifikat hak cipta, merek, dan halal kepada UMKM. Kemudian penyerahan sertifikat UMKM, penyerahan simbolis bantuan kepada wirausaha pemula, penyematan tanda peserta pelatihan dan bimbingan teknis vocation untuk membatik, pelatihan akuntansi koperasi, sosialisasi KUR, dan Bimtek kewirausahaan bagi wirausaha baru.

Kegiatan ini dihadiri para pimpinan perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, dan lainnya.VD

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: