DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Kelurahan Tanah Emas Akan Dijadikan Sentral Agro Wisata, Pertanian Dan Tambak Ikan

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Erwati didampingi Lurah Tanah Emas Deden ER Jaya saat menghadiri sosialisasi di Kantor Kelurahan Tanah Emas.

LENSAKALTENG.com,SAMPIT–Meski berjarak sekitar 15 kilometer dari Kota Sampit, Kelurahan Tanah Emas Kecamatan Baamang Tengah memiliki potensi yang sangat banyak. Untuk itu, diwacanakan daerah ini akan menjadi sentral agro wisata, pertanian dan tempat tambak ikan.
Potensi yang dimiliki desayang masih sangat memerlu¬kan perbaikan jalan dan juga penerangan lampu khususnya jalan yang menuju desa terse¬but ini tentunya harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar wilayah ini dapat diako¬modasi sebaik mungkin. Sebab, banyak sumber pendapatan yang bisa menyumbang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kotim.
Lurah Tanah Emas Deden E R Jaya mengatakan, perma¬salahan di tempatnya ada tiga hal yang memang harus dicar¬ikan solusinya. Pertama, akses jalan menuju desa tersebut masih tanah uruk atau tanah kuning. Jika cuaca hujan akan becek dan cuaca cerah akan berdebu. Kedua, masalah penerangan jalan menggu¬nakan lampu. Terakhir atau ketiga, belum adanya realisasi agro wisata di tempatnya.
Dengan ketiga permasala¬han ini, diharapkan pemerintah daerah untuk menin¬daklanjuti keluhan dari warga. Misalnya, saja masalah akses jalan yang sampai saat ini masih belum diaspal. Penye¬babnya adalah, jalan tersebut digunakan oleh salah satu pe¬rusahaan untuk mengangkut kernel ke pelabuhan di desa tersebut. Menurutnya, sesuai dengan peraturan tata ruang jika ada perusahaan maka tidak boleh dilakukan pengaspalan di area jalan tersebut.
“Jika dibiarkan terus menerus, yang menjadi korban tentunya masyarakat itu sendiri. Apalagi di wilayah ini potensi seperti pertanian, perikanan dan juga tempat agro wisata sangat baik untuk diwujudkan ke depannya. Apalagi di wilayah ini dijadikan tempat Kampung KB yang telah diresmikan oleh Wakil Bupati beberapa waktu yang lalu,” ujar Deden seraya berharap yang terpenting ma¬syarakat di wilayah ini dapat terlayani semaksimal mungkin.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kotim Hanif Budi Nugroho melalui Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Erwati mengakui Desa Ta¬nah Emas ini memiliki potensi yang dapat dikembangkan, khususnya di bidang pertanian.
Apalagi struktur tanah yang memang cocok untuk bercocok tanam ini harus bisa dimak¬simalkan. “Apalagi daerah ini sentral kebun, misalnya saja budi daya buah rambutan, nanas, naga, dan banyak lagi yang lain,” ucapnya.
Ditambahkan Erwati, pi¬haknya akan mendukung dan akan melakukan sosia¬lisasi jika terkait dengan tu¬poksi dinasnya. Jangan sam¬pai potensi alam yang ada ini tidak dapat menghasilkan sesuatu atau peningkatan pendapatan baik bagi ma¬syarakat sekitarnya apalagi bagi daerah. (tri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: