Walikota Harapkan Hasil Disagregasi PMTB Dapat Tingkatan Iklim Investasi

Walikota Harapkan Hasil Disagregasi PMTB Dapat Tingkatan Iklim Investasi

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM - Walikota Palangka Raya HM Riban Satia meminta agar data pendataan dari survey penyusunan disagregasi Pembentukan Mod

Kenali Investasi Bodong Dengan 2 L
Berita Ekonomi Harus Berbasis Data Akurat
Sigit Bangga Mahasiswa IAIN Kritis dan Konstruktif

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Walikota Palangka Raya HM Riban Satia meminta agar data pendataan dari survey penyusunan disagregasi Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) Tahun 2018 dapat menjadi data instrumen penggerak ekonomi wilayah.

“Terpenting lagi hasil dari disagregasi PMTB adalah dapat memacu peningkatan iklim investasi di Kota Palangka Raya. Sebab investasi merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian,” ungkap Walikota saat membuka Rakor Penyusunan Disagregasi PMTB Tahun 2018 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya, Senin (2/4/2018) di Ballroom Hotel Aquarius Palangka Raya.

Menurut Riban, tahun 2018 telah dicanangkan pemerintah sebagai tahun investasi, dimana investasi diharapkan mampu menggeser peran konsumsi rumah tangga yang saat ini menjadi penompang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Ada sepuluh prioritas nasional tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah 2018, salah satunya memacu investasi dan infrastruktur untuk pertumbuhan dan pemerataan,” jelas Riban.

Sebab itulah dibutuhkan data investasi yang ditail untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Data yang dilaksanakan melalui survei penyusunan disagregasi PMTB juga diharapkan mampu menjadi institusi perbaikan iklim investasi.

“Para stakeholsder, baik pemerintah, pelaku usaha dam masyarakat sejatinya memerlukan data fisik PMTB yang pada akhirnya keakuratan data yang disajikan merupakan data ril yang dapat dipertanggungjawabkan,” cetus Riban.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Palangka Raya, Agie mengatakan, dalam survei penyusunan disagregasi PMTB 2018 ini, pihaknya mengharapkan kontribusi, kerjasama dan partisipasi lintas sektoral dan masyarakat secara luas.

“Pendataan survey yang dilakukan BPS ini sejalan dengan prioritas nasional 2018, yaitu di bidang pengembangan dunia usaha dan pariwisata serta perbaikan iklim investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan,” bebernya lagi.

Pada kegiatan tersebut pihak BPS menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Kepala BPS Kalteng, Hanif Gahya, Kepala Bappeda Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP),Kota Palangka Raya, Murni.(Wan)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: