Digitalisasi Jadi Kunci Inovasi Ekonomi Kreatif Kalteng, DPRD Dorong Aksi Nyata

Digitalisasi Jadi Kunci Inovasi Ekonomi Kreatif Kalteng, DPRD Dorong Aksi Nyata

FOTO: Anggota DPRD Kalteng, Helmi PALANGKA RAYA - Anggota DPRD Kalteng, Helmi menilai bahwa digitalisasi merupakan elemen penting dalam mendorong p

Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Program Makan Gratis
Plt.Gubernur Kalteng Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD
DPRD Kalteng Dukung Penguatan Literasi Lewat Program Berkelanjutan

FOTO: Anggota DPRD Kalteng, Helmi

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalteng, Helmi menilai bahwa digitalisasi merupakan elemen penting dalam mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di daerah.

Menurut Helmi, pemanfaatan teknologi dinilai dapat memperluas pasar pelaku usaha lokal, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang kerja baru.

“Sektor ekonomi kreatif harus masuk ke ranah digital. Ini bukan sekadar tren, tapi kebutuhan. Kalteng tidak boleh tertinggal,” tegas Helmi, Minggu (01/06/2025)

Ia menyebut bahwa banyak potensi lokal, baik di bidang kuliner, kriya, fashion, hingga seni pertunjukan, yang bisa dikembangkan lebih maksimal dengan pendekatan digital. Mulai dari pemasaran berbasis media sosial, e-commerce lokal, hingga pelatihan digitalisasi UMKM harus menjadi fokus bersama.

Menurutnya, Pemerintah Daerah perlu hadir secara aktif, tidak hanya dengan dukungan regulasi, tetapi juga menghadirkan program nyata yang menyentuh para pelaku industri kreatif, termasuk generasi muda dan komunitas lokal.

“Pelatihan digital, pendampingan bisnis, akses modal berbasis platform ini yang kita dorong agar bisa dijalankan secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, komunitas kreatif, dan sektor swasta agar tercipta ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan inovatif.

“Inovasi tidak akan tumbuh dalam ruang kosong. Perlu kolaborasi semua pihak agar ekonomi kreatif kita bisa jadi andalan baru di luar sektor sumber daya alam,” tutupnya. (Wid)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: