FOTO: Direktur PAMA, Abdul Nasir Maksum saat menyampaikan sambutanya pada Media Gathering PAMA Group 2025 di Pratasaba Resort Hall, Pulau Maratua, Ber
FOTO: Direktur PAMA, Abdul Nasir Maksum saat menyampaikan sambutanya pada Media Gathering PAMA Group 2025 di Pratasaba Resort Hall, Pulau Maratua, Berau, Kaltim.
BERAU — PT Pamapersada Nusantara (PAMA) melalui program keberlanjutan dan komunikasi eksternal, menggelar Media Gathering PAMA Group 2025 di Pratasaba Resort Pulau Maratua serta Pulau Sangalaki, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur pada (23-25/06/2025).
Acara yang berlangsung selama beberapa hari ini diikuti lebih dari 85 peserta, termasuk 42 jurnalis dari media lokal dan nasional, perwakilan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim, serta jajaran anak perusahaan PAMA Group.
Mengusung tema “Together for Wildlife: Advancing Green Sustainability with PAMA”, kegiatan ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap pelestarian satwa liar dan penguatan kolaborasi dengan media dalam mendukung praktik tambang yang berkelanjutan.
Direktur PAMA, Abdul Nasir Maksum, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran media dalam mendorong kesadaran publik akan keberlanjutan.
“Kolaborasi dengan media bukan sekadar membangun citra, tetapi masa depan. Melalui kemitraan ini, kita bisa bersama menyuarakan isu pelestarian satwa dan lingkungan,” tegasnya.

FOTO: Maidi Irvan, CSR Dept Head PAMA menyampaikan paparan saat Media Gathering PAMA Group 2025 di Pratasaba Resort Hall Pulau Maratua, Berau, Kaltim.
Menurut Maidi Irvan, CSR Dept Head PAMA, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berkelanjutan Wildlife Conservation yang dijalankan perusahaan di berbagai wilayah operasional.
“Ini bukan sekadar simbolik, tapi bagian dari budaya konservasi yang kami bangun bersama mitra, termasuk BKSDA,” ujarnya.
Salah satu momen utama kegiatan adalah pelepasan tukik (anak penyu hijau) di Pantai Pulau Sangalaki. Pulau ini merupakan habitat penting bagi spesies Chelonia mydas yang kini terancam oleh perubahan iklim dan polusi laut.
Aksi pelepasan tukik ini menjadi simbol komitmen peserta terhadap pelestarian ekosistem laut dan konservasi spesies langka yang dilindungi berdasarkan PP No. 7/1999 dan terdaftar dalam Appendix I CITES.

FOTO: Peserta Media Gathering PAMA Group 2025 saat berfoto bersama di Pratasaba Resort Hall.
Dalam media gathering ini, intinya PAMA menegaskan bahwa keberhasilan konservasi dan praktik industri berkelanjutan hanya dapat dicapai lewat kolaborasi jangka panjang. Untuk itu, PAMA Group akan terus memperkuat sinergi dengan media, masyarakat, serta pemerintah demi bumi yang hijau dan lestari.

FOTO: Peserta Media Gathering PAMA Group 2025 saat berfoto bersama di tempat konservasi penyu Pulau Sangalaki.
Acara juga diisi dengan presentasi dari sejumlah anak perusahaan PAMA seperti PT Kalimantan Prima Persada, PT Energia Prima Nusantara, dan PT Tuah Turangga Agung yang berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam integrasi konservasi dan bisnis berkelanjutan.

FOTO: Peserta Media Gathering PAMA Group 2025 saat berfoto bersama di Pantai Pulau Sangalaki.
Menambah nilai edukatif, para jurnalis turut mengikuti sesi pelatihan bersama jurnalis lingkungan senior yang membahas teknik peliputan konservasi, etika jurnalistik, hingga strategi membangun narasi perubahan yang berdampak. (ST)

COMMENTS