GMKI : Bongkar keakar-akarnya issue mahar politik di Palangka Raya.

LENSA KALTENG,Palangka Raya, - Dalam rangka menyikapi issue yang beredar beberapa hari ini terkait dengan mahar politik yang dinyatakan oleh Jhon Kris

Pangab TNI dan Kapolri Perintahkan Jaga Netralitas
Dewan Barsel Gelar Rapat Banmus
Target PAD Juga Terdampak Covid-19

LENSA KALTENG,Palangka Raya, – Dalam rangka menyikapi issue yang beredar beberapa hari ini terkait dengan mahar politik yang dinyatakan oleh Jhon Krisli-Maryono (JOYO) bahwa Gerindra meminta mahar politik sebesar Rp.1,5 Miliar dan PPP Rp.1 Miliar untuk mendapatkan surat rekomendasi agar dapat bertarung pada Pilkada Palangka Raya sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Palangka Raya Periode 2018-2023.

Novia Adventy Jurang Ketua Badan Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (BPC GMKI) Palangka Raya bersuara keras bahwa jika memang benar ada mahar Politik di Pilkada Kota Palangka Raya berarti sudah menciderai nilai-nilai Bangsa Indonesia sebagai negara demokrasi. Partai yang mewajibkan adanya mahar politik adalah partai mandul yang anti demokrasi dan pro koruptor. Mahar politik juga pertanda gagalnya partai melahirkan kader yang pantas diperjuangkan menjadi pimpinan satu daerah.

Di tambahkan Novia bahwa mahar politik pasti berimbas kepada rakyat. Mahar politik sudah pasti merusak demokrasi sebab semua yang terjadi setelah mahar politik semata akan hanya untuk kepentingan si pemberi mahar dan juga si penerima mahar. Tentu saja mahar politik dianggap modal, sehingga ia harus kembali dengan membawa untung. Untuk itulah partai yang meminta mahar politik dipertanyakan kredibilitas dan integritas nya?

GMKI Cabang Palangka Raya mendesak tegas agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Prov. Kalteng segera mengusut tuntas issue ini dengan meminta bukti serta keterangan dari Jhon Krisli bersama Maryono untuk memberikan keterangan ke Panwaslu Kota Palangka Raya soal mahar politik pada Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Palangka Raya periode 2018-2023.

Juga kepada Bapak Jhon Krisli dan Bapak Maryono kami mengapresiasi keberanian bapak berdua dalam membongkar isu yang sebenarnya sudah senter didengar didalam proses pilkada di republik ini, harapan nya juga bapak berdua mampu membuktikan kebenarannya dan harus ada sangsi bagi partai-partai nakal ini.

Sebagai organisasi Kristen yang juga berdiri bersama-sama dengan kepentingan bangsa kami akan turut serta mengawal proses pembuktian terkait mahar politik di pilkada kota Palangka Raya ini, sehingga proses Pilkada bisa berjalan dengan baik untuk kepentingan masyarakat Kota Palangka Raya. Juga menyerukan kepada masyarakat Kalimantan Tengah dan khususnya Kota Palangka Raya untuk tidak menerima politik uang oleh calon manapun sebab politik uang juga mencederai nilai-nilai demokrasi. Ini tugas kita bersama sebagai anak bangsa, sebagai putra dan putri daerah Kalimantan Tengah, ungkap novia tegas (byi).

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: