Dua Hari Tak Masuk Kerja, Saat Ditemukan Sudah Jadi Mayat

Dua Hari Tak Masuk Kerja, Saat Ditemukan Sudah Jadi Mayat

BARTIM LENSAKALTENG.COM - Warga desa Jaweten, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Selasa (17/4'2028)  pagi sekitar pukul 08.16 WIB dihebohk

Bupati Hadiri Rapat Paripurna Dengar Pidato Presiden RI
Dewan Bartim Meminta Pencegahan Karhutla Dimaksimalkan
Wabup Bartim : Polri Semakin Profesional dan Kedepankan Presisi

BARTIM LENSAKALTENG.COM – Warga desa Jaweten, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Selasa (17/4’2028)  pagi sekitar pukul 08.16 WIB dihebohkan dengan adanya penemuan mayat salah satu warga desa tersebut, mayat tersebut di ketahui adalah Reto Lison (43) yang kesehariannya adalah karyawan PT. Global, korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk di atas tempat tidur di dalam rumahnya sendiri.

Peristiwa ini berawal dari salah satu warga  yang pada pagi itu melintas di depan rumah korban, saat melewati rumah korban, warga tersebut mencium aroma busuk yang berasal dari rumah korban. Merasa curiga dengan aroma busuk tersebut, warga tadi membawa warga yang lain untuk menelusuri asal muasal bau busuk tersebut, saat kedua warga tadi mencoba mengintip ke dalam rumah korban, mereka melihat korban sedang tertidur di atas tempat tidurnya dengan di tutupi kelambu.

“Pada saat itu kami melihat korban dalam kondisi tertidur, kami mencoba membangunkan korban dengan memanggil  namanya, setelah beberapa kali kami mencoba memanggil namun tidak ada respon dari korban. Akhirnya kami membuka paksa pintu belakang rumah korban, dan ketika kami masuk ke dalam rumahnya, korban kami temukan sudah meninggal dunia dengan kondisi badannya sudah mulai membusuk” ujar Marianus  saksi yang melaporkan peristiwa tersebut pada Polisi setempat.

Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan, SIK melalaui Kasatreskrim Polres Bartim AKP Andika Rama, SIK  saat di konfirmasi membenarkan telah menerima laporan dari warga desa Jaweten tentang penemuan mayat di desa tersebut.

“Iya Benar kami telah menerima adanya laporan penemuan mayat di desa tersebut, dan anggota kita sudah ke TKP melakukan identifikasi korban, olah TKP dan meminta keterangan saksi saksi. Sementara di pemeriksaan awal pada korban dan olah TKP tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Andika.

Lebih lanjut Andika mengatakan barang bukti yang kita temukan di TKP dan analisa awal dari dokter RSUD Tamiang Layang penyebab koban meninggal dunia karena overdosis konsumsi obat sakit kepala sejenis Bodrex.

“Di TKP ditemukan obat sakit kepala jenis Bodrex satu keping yang mana  lima butirnya sudah di minum, besar kemungkinan sebelum tidur korban meminum lima butir obat tersebut sekaligus, namun ini masih dugaan sementara saja. Lebih pastinya kita tunggu hasil visum et repertum dari Pihak RSUD Tamiang Layang” ujar Andika.

Informasi yang dikumpulkan di lapangan, terakhir korban masih bekerja di Simpang Empat Jaweten, Sabtu (14/4/2018) sampai larut malam. Namun pada malam harinya korban mengeluh sakit kepala pada rekan sekerjanya, sejak saat itu keberadaan korban di tempat kerja tidak terlihat lagi sampai di temukan sudah meninggal dunia di rumahnya.(DNY)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: